tiada jubin di langit
tergantung mentari bening
aspal hitam meruwap
lalang-lalang kuning
beburung terbang lesu
mengintai ulat yang garing
di dahan yang telanjang
daun-daun kering
rangup di tanah yang merekah
ke mana angin menyepi pergi
ke mana gerimis ke mana pelangi
di kotaku ini
sesak dengan
ngiong-ngiong hon yang
membingitkan
fauzirashid
3.3.10
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
(ketika aku menziarah kematian isteri sahabatku Mior kulihat ramai sanak saudaranya sampai dan berpelukan dengan wajah murung, kusaksikan ad...
Puisi ini menawan hatiku
BalasPadammenarik, padat.
BalasPadam