16 Oktober 2012

Peringatan Dari Senja

di rahang senja yang memanciskan gelojak nafsu dari neraka
bahangnya kau lihat nun di ufuk mega yang begitu garang jingganya
kalian di jalan ini masih berpencak tanpa peduli
serbuk azan yang dihamburkan dari minaret tinggi
adalah laungan hakiki untuk kalian
mengingati tuhan

16.10.12
(andai ada kesempatan, ingin sekali menulis kembali, kucuba ini untuk kalian)



Takdirnya Kita

 i. (17/5/90) Pada malam ini di tahun itu kusambut restu ayah (dengan izin Allah) tertakdir sudah Dirimu hanya milikku dan akupun hanya mili...