i.
diketuknya pintu subuh dari rumah tuhan
lalu dibentangnya azan ke halaman
ii.
lantas aku terbingkas
dari mimpiku di kamar malam
dan kulemparkan selimut diri ke ranjang
iii.
dalam gema muazzin yang mersik
kubersihkan hati dari serbuk berdaki
lalu di subuh yang masih perawan
akupun melangkah ke rumah tuhan
9.11.12
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
(ketika aku menziarah kematian isteri sahabatku Mior kulihat ramai sanak saudaranya sampai dan berpelukan dengan wajah murung, kusaksikan ad...
Moga setiap langkahmu kerumah Tuhan itu didalam rahmat Dan redhaNYA..
BalasPadamInshallah :)