kita tak bisa mendahuluinya
mahupun melengahkannya
walau sesaatpun
kerna ketentuan itu
di tangan Tuhan...
9.11.12
(Buat mengingati seorang sahabat yang telah kembali kerahmatullah pada 7.11.12 jam 11.00 malam di Bongek Negeri Sembilan. Beliau adalah Sallehuddin bin Ghazali atau nama penanya Azim Salleh, seorang penulis dan pemuisi yang karyanya sering terpancar di dalam akhbar dan dicorong radio)
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
bila malam pekat kita makin dekat makin dekat makin dekat makindekat malam semakin pekat kita semakin dekat semakin dekat semakindekat fau...
Salam puisi saudara. Al-fatihah buat pak Azim.. Saya juga meminati karya beliau. Perginya dalam tidur.. Damai lah hendaknya arwah di sana.
BalasPadam