biarkan aku menempuh
bilah-bilah gerimis
disenja yang menjingga ini
lalu meniti lengkung pelangi
hanya untuk bersamamu sayangku
dan
pada malamnya
biar kita ditemani bulan
dibuai desir bayu dan
desah ombak
biarkan sayangku
biarkan begitu...
fauzirashid
(buat seseorang)
6.2.10
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
(ketika aku menziarah kematian isteri sahabatku Mior kulihat ramai sanak saudaranya sampai dan berpelukan dengan wajah murung, kusaksikan ad...
Salam...
BalasPadamjarang kau bicara tentang cinta dan kelembutan
jarang juga aku mendengarmu luah keinginan
kerana kelaziman itu buat aku terkesima
dengan cetusan spontan kata-katamu
membuai rasa dan memujuk keinginan
untuk bersamamu
bersandaran bahu
di pantai rimbunan rindu
salam fauzi,
BalasPadamYup, setuju dengan setia
Jarang!
"puisi yang manis, sesekali!"
BalasPadampada semilir malam yg gerimis...
BalasPadamkau luah kata rindu yang mengasak kalbumu...
hingga sang unggas turut setuju...
berlagu dengan nada rindu mendayu..
kau sanggup meniti pelangi tuk kau tatap..
rindumu ini....oohh....bergemuruh rasa ..
menghambat desahnya....
oh romantik juga abang faziz R.. awwww ;)
BalasPadam