saban hari kita dalam kelesuan
memandu hidup di jalan berliku
pada lampu merah persimpangan
jangan kau teruskan pecutan
kita berhenti di aspal panas menghela nafas
bertafakur mendengar nyanyian segar
sebelum berangkat dengan kalimat
sebentar hijau kan menebar
kita bakal kembali dengan bekal diri
dipersimpangan kau harus paksikan tujuan
mahu ke mana kalian ?
mengheret cangkir kehidupan
awas
pada kuning waspada
jangan kau alpa
fauzirashid
(pulang dari kantor)
14.8.09
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
(ketika aku menziarah kematian isteri sahabatku Mior kulihat ramai sanak saudaranya sampai dan berpelukan dengan wajah murung, kusaksikan ad...
aku hanya mampu menulis catatan
BalasPadamsepanjang perjalan hidup ku
destinasinya mungkin akan dicatat
oleh orang lain
atau mungkin
ceritaku akan terhenti di situ
have a nice weekend faziz ar :-)