dimatamu
ada puisiku
mahu saja kumelukis
garis-garis pelangi di senja gerimis
dan malamnya
aku merasai
betapa lembutnya bayang bulan
betapa sunyinya langit suram
namun tiada jua
dapat kulelapkan mata
fauzirashid
22.5.09
24 Mei 2009
Langgan:
Catat Ulasan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
(ketika aku menziarah kematian isteri sahabatku Mior kulihat ramai sanak saudaranya sampai dan berpelukan dengan wajah murung, kusaksikan ad...
salam buat kamu...
BalasPadambila saja kau mula melukis...
maka lukislah pelangi yg merona jingga..
kerna pelangi, jingga dan senja...
adalah wadah tempat ku menari..
dgn tarian tinta yg mengegar jiwa...