tidakkah kalian mendengar desah ombak pantai itu
adalah ucapan salam yang tak putus-putus untuk kalian
kerna sudi menjengah walau sebentar ke pulau kami
duhai angin...hiburkan tetamu ini dengan semilir yang dingin
duhai awan mendungmu jangan sampai memburaikan hujan
kerna tetamu-tetamu kami ingin bersantai di dadamu
duhai teman
taburkan puisimu di sini. di pulau kami
agar ianya menjadi benih
tumbuh rimbun berbunga dan berdaun
(untuk teman punggok yang kini masih di Pangkor)
16 Disember 2012
15 Disember 2012
Di Matamu
malam itu di matamu dapat kulihat
sekuntum puisi begitu bugar
mekar pada kelopak malam yang dini
kuntuman itu tak dapat kuterka apakah
sekuntum mawar atau teratai atau...
yang anihnya tidak dapat kupasti tetapi
ternyata ia begitu menujah isi jantung ini malam itu
lantas bila aku cuba melelapkan diri di ranjang kamar
kelopak puisi dalam sinaran matamu itu kekal menguntum di hati
seolah mau kau awasi setiap dengkur dan mimpiku malam itu
ah...
ini pertemuan yang Tuhan telah tentukan
tak pernahpun kuimpikan begitu sebelum ini
kan kubiarkan ia mekar menjadi kenangan
(untuk Pungguk Berlagu)
sekuntum puisi begitu bugar
mekar pada kelopak malam yang dini
kuntuman itu tak dapat kuterka apakah
sekuntum mawar atau teratai atau...
yang anihnya tidak dapat kupasti tetapi
ternyata ia begitu menujah isi jantung ini malam itu
lantas bila aku cuba melelapkan diri di ranjang kamar
kelopak puisi dalam sinaran matamu itu kekal menguntum di hati
seolah mau kau awasi setiap dengkur dan mimpiku malam itu
ah...
ini pertemuan yang Tuhan telah tentukan
tak pernahpun kuimpikan begitu sebelum ini
kan kubiarkan ia mekar menjadi kenangan
(untuk Pungguk Berlagu)
09 Disember 2012
Duhai Manja
duhai manja!
bercambahlah engkau di rahimku ini
biar kususuimu dari bebenang uri
biar kubekali darah dari urat nadi
agar engkau mengerti
kehadiranmu dari pertautan kasih nan suci
andai tiba saat engkau mahu mengetuk pintu
berjanjilah kepadaNya...dan
berjanjilah kepadaNya
kepada ibumu ini dan ayahmu jua bahawa:
hanya kepada Dia engkau menyembah,
dan hanya kepada Dia engkau memohon pertolongan
muga tuhan izinkan engkau bernafas
di duniaNya yang luas
duhai manja!
berjanjilah kepadaNya
berjanjilah....
(kugarap perasaan seorang ibu yang sarat itu)
05 Disember 2012
Setangan Rindu
dengan sebuku benang biru
kujalin sehelai setangan rindu
lalu kuhulurkan padamu
buat menyapu basahan kasihmu...
kujalin sehelai setangan rindu
lalu kuhulurkan padamu
buat menyapu basahan kasihmu...
04 Disember 2012
Nostalgia
senja itu...
tika kau menudingkan jarimu
dan itulah nostalgia yang masih tinggal
pada seorang yang bernama aku
tika kita berdua
menghuni pantai. mendengar desah ombak
kau dan aku begitu asyik
berdakapan dalam serbuk gerimis
masihkah kau ingat...
tika kau menudingkan jarimu
ke arah lengkung pelangi dengan tujuh warna rindu
dan kau tafsirkan warna-warna itu
dengan cubitan manjamu ke dadaku
dengan cubitan manjamu ke dadaku
sedang aku asyik mengutip kuntuman bunga
yang bergantungan di pohon senja
lalu kusisipkan sekuntum di celahan rerambutmu
dengan senyuman manja itu kau benamkan mukamu ke dadaku
lalu kusisipkan sekuntum di celahan rerambutmu
dengan senyuman manja itu kau benamkan mukamu ke dadaku
dan itulah nostalgia yang masih tinggal
pada seorang yang bernama aku
03 Disember 2012
Si Peniaga Karpet dan Sahabat Lama
i.
pabila dia mula membuka kata
katanya berbisa
tak dapat diduga
benar belaka...
ii.
melainkan yang hanya kau mampu
cuba menyibukkan diri di pentas itu
bikin seloka dan dongengan tua
iii.
dalam diam siapa tahu
kau hanya merintih luka
tunggu ketika...
pabila dia mula membuka kata
katanya berbisa
tak dapat diduga
benar belaka...
ii.
melainkan yang hanya kau mampu
cuba menyibukkan diri di pentas itu
bikin seloka dan dongengan tua
iii.
dalam diam siapa tahu
kau hanya merintih luka
tunggu ketika...
01 Disember 2012
Langgan:
Catatan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
bila malam pekat kita makin dekat makin dekat makin dekat makindekat malam semakin pekat kita semakin dekat semakin dekat semakindekat fau...