satu negara
bicara dubur
seorang dia yang
gagal sekolah
bisa jumpa piem
tuntut rm
bicara dubur
seorang dia yang
sangat masyhor
pun diatur
satu negara
bicara dubor
seorang dia yang
tak mandi hadas
tak ke tandas
berlendir tiga hari
bikin bukti
salam 1 negara
bicara hanya lubang dubur
seorang dia yang
sangat masyhor
peguam negara yang tersohor
hakim yang terarif dan tersohor
doktor dan pakar yang tersohor
semua bicara dubur
seorang dia
yang gagal sekolah
fauzirashid
(maaf...puisi ini lahir dari dalam tandas
sebuah masjid yang hapak)
01 November 2010
31 Oktober 2010
Angkara Dubur
kepada si zali
kepada si bidin
aku ingin bertanya...
"siapakah tuhan kamu"
bukan apa
aku kasihan
pada kalian
menumpang hidup
pada bicara dubur
seorang dia
lantas kalian
takut nak kentut
takut tekintit
kasihan...
malang sekali
menjadi manusia
seperti kamu
fauzirashid
kepada si bidin
aku ingin bertanya...
"siapakah tuhan kamu"
bukan apa
aku kasihan
pada kalian
menumpang hidup
pada bicara dubur
seorang dia
lantas kalian
takut nak kentut
takut tekintit
kasihan...
malang sekali
menjadi manusia
seperti kamu
fauzirashid
30 Oktober 2010
Demokrasi
bila
wakil rakyat kami mati
kami dapat jalan dapat titi
semua permintaan kami dilunasi
baru mereka jenguk kami...kami orang asli
dapat air dapat api
mereka begitu baik dengan kami
hulur gula hulur roti
dan...
banyak lagi janji-janji
berkata mereka
"ini bukan rasuah"
"ini amanah"
"itu tanggungjawab kami"
"kami pemimpin berbudi"
"pilih kami lagi"
mereka puji diri sendiri
yang lawan mereka keji
dalam radio dalam tv
maka
salahkah kami
mendoakan saban hari
selepas ini
wakil rakyat kami...mati lagi
kerna itu
demokrasi
daerah ini
fauzirashid
(melihat kempen Batu Sapi)
wakil rakyat kami mati
kami dapat jalan dapat titi
semua permintaan kami dilunasi
baru mereka jenguk kami...kami orang asli
dapat air dapat api
mereka begitu baik dengan kami
hulur gula hulur roti
dan...
banyak lagi janji-janji
berkata mereka
"ini bukan rasuah"
"ini amanah"
"itu tanggungjawab kami"
"kami pemimpin berbudi"
"pilih kami lagi"
mereka puji diri sendiri
yang lawan mereka keji
dalam radio dalam tv
maka
salahkah kami
mendoakan saban hari
selepas ini
wakil rakyat kami...mati lagi
kerna itu
demokrasi
daerah ini
fauzirashid
(melihat kempen Batu Sapi)
26 Oktober 2010
Sonsang
mengapa harus
kita bertaklid buta
pada mazhab-mazhab
yang berkeliaran
menebarkan lembar-lembar surah
yang berjela
yang tidak pernah engkau fahami
bukankah kita ini makhluk pencari
diutus tuhan menjadi
khalifah di muka bumi
dengan kaki dan sendi
untuk menjadi
diri sendiri
fauzirashid
kita bertaklid buta
pada mazhab-mazhab
yang berkeliaran
menebarkan lembar-lembar surah
yang berjela
yang tidak pernah engkau fahami
bukankah kita ini makhluk pencari
diutus tuhan menjadi
khalifah di muka bumi
dengan kaki dan sendi
untuk menjadi
diri sendiri
fauzirashid
24 Oktober 2010
Pasrahnya Kehidupan
sesungguhnya
kehidupan adalah sebuah kembara
yang diseret takdir
dan
kita hanyalah
penerima yang pasrah
bergayut pada ayunan bandul
waktu seizin Tuhan
sekedar itu
sekedar itu cuma
sesungguhnya
kehidupan adalah sebuah kembara
menjejaki lorong
suka duka
sekedar itu
sekedar itu cuma
fauzirashid
(mengimbas kembali perjalanan diri dalam menempuh hari demi hari)
kehidupan adalah sebuah kembara
yang diseret takdir
dan
kita hanyalah
penerima yang pasrah
bergayut pada ayunan bandul
waktu seizin Tuhan
sekedar itu
sekedar itu cuma
sesungguhnya
kehidupan adalah sebuah kembara
menjejaki lorong
suka duka
sekedar itu
sekedar itu cuma
fauzirashid
(mengimbas kembali perjalanan diri dalam menempuh hari demi hari)
23 Oktober 2010
Buat Isteri Yang Terlena
mahu saja kurakam
setiap patah dengkurmu
agar dapatku fahami
bahasa mimpimu itu
yang kau tuturkan padaku
andai ada
permintaan darimu
biar saat-saat yang mendatang
dengan tulus
kupenuhi mimpimu sayang
fauzirashid
setiap patah dengkurmu
agar dapatku fahami
bahasa mimpimu itu
yang kau tuturkan padaku
andai ada
permintaan darimu
biar saat-saat yang mendatang
dengan tulus
kupenuhi mimpimu sayang
fauzirashid
22 Oktober 2010
Perhimpunan Gerombolan Oportunis
gerombolan itupun memulakan perhimpunan
dalam sebuah menara yang sarat hutang
satu sutradara pun dipentaskan
seantero dunia
bersiponggang pekikan suara keramat bersemangat
membela bangsa
dengan lautan pekikan bertali arus
hidup bangsa..hidup bangsa..hidup bangsa
dengan sokongan buta tuli
mereka 'bertakbir'
hidup..hidup..hidup
dipentas utama
masing-masing mencari kosa kata terbaik
mencipta bilah-bilah bahasa yang menakjubkan
buat membius mereka yang tolol
dewan gamat dengan
memuji diri sendiri
mengutuk pesaing sehabis hina
seolah merekalah malaikat
yang diturunkan tuhan
membela bangsa ini
di bilik-bilik penginapan
mereka asyik bermain pakau
sehingga kesubuh
membaca abjad dan angka pada sekeping kartu
dengan warna-warna bunga yang tidak pernah sama
melagang helah dan kepakaran
buat mengaut ringgit-ringgit sahabat seperjuangan
dan
bila perhimpunan selesai
mereka kembali ke sarang asal
yang di pentas mengaut peluang
yang di bawah...tunggulah
sehelai kain batik atau setin milo
atau sekampit beras
bila musimnya sampai
fauzirashid
(dan perjuangan bangsa ini tak akan pernah selesai selagi mereka di pentas itu)
dalam sebuah menara yang sarat hutang
satu sutradara pun dipentaskan
seantero dunia
bersiponggang pekikan suara keramat bersemangat
membela bangsa
dengan lautan pekikan bertali arus
hidup bangsa..hidup bangsa..hidup bangsa
dengan sokongan buta tuli
mereka 'bertakbir'
hidup..hidup..hidup
dipentas utama
masing-masing mencari kosa kata terbaik
mencipta bilah-bilah bahasa yang menakjubkan
buat membius mereka yang tolol
dewan gamat dengan
memuji diri sendiri
mengutuk pesaing sehabis hina
seolah merekalah malaikat
yang diturunkan tuhan
membela bangsa ini
di bilik-bilik penginapan
mereka asyik bermain pakau
sehingga kesubuh
membaca abjad dan angka pada sekeping kartu
dengan warna-warna bunga yang tidak pernah sama
melagang helah dan kepakaran
buat mengaut ringgit-ringgit sahabat seperjuangan
dan
bila perhimpunan selesai
mereka kembali ke sarang asal
yang di pentas mengaut peluang
yang di bawah...tunggulah
sehelai kain batik atau setin milo
atau sekampit beras
bila musimnya sampai
fauzirashid
(dan perjuangan bangsa ini tak akan pernah selesai selagi mereka di pentas itu)
Langgan:
Catatan (Atom)
Belum bertajuk
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
Di sangkak tradisi Dieramnya generasi buat menyambung legasi Menetaslah wajah-wajah baru dari kehangatan kasih
-
ada yang menghirup segelas benci ada yang menghembus segumpal caci patah-patah kata bersiponggang dengan jerit pekik penggusti di tv kadang-...
-
bila malam pekat kita makin dekat makin dekat makin dekat makindekat malam semakin pekat kita semakin dekat semakin dekat semakindekat fau...