ku datang untuk
membetulkan yang biasa
membiasakan yang betul
fauzirashid
(Glenmarie, Shah Alam)
20.11.09
22 November 2009
17 November 2009
Pintu
dibukanya izin
masuk dan
keluarlah kau
sesuka hati...
mengapa salam tak pernah kau beri
tombol diriku kau pulas kasar
dan kauhempas keras jasad ini
takpun kau hirau aku meraung
diriku ini adalah pelindung
dari jembalangmu yang sering mengintai ruang
aku tidak menuntut simpatimu
atau meminta harga khidmat
cuma satu yang kupinta...
bila kau buka
sila kau tutup
fauzirashid
seri manjung
18.11.09
masuk dan
keluarlah kau
sesuka hati...
mengapa salam tak pernah kau beri
tombol diriku kau pulas kasar
dan kauhempas keras jasad ini
takpun kau hirau aku meraung
diriku ini adalah pelindung
dari jembalangmu yang sering mengintai ruang
aku tidak menuntut simpatimu
atau meminta harga khidmat
cuma satu yang kupinta...
bila kau buka
sila kau tutup
fauzirashid
seri manjung
18.11.09
Pelarian Itu
ketika senja menibarkan geram
pada malam yang mahu merangkul waktu
ke dadanya yang berbulu
matanya merah menyala
dan tangan malam terus merentap pasir-pasir ke penjuru
laut membawa anaknya ke tebing
ketakutan...
terjadilah pelarian
pelarian satu, dua dan tiga
dan pelarian seterusnya
terjadi tanpa henti
fauzirashid
23.4.86
pada malam yang mahu merangkul waktu
ke dadanya yang berbulu
matanya merah menyala
dan tangan malam terus merentap pasir-pasir ke penjuru
laut membawa anaknya ke tebing
ketakutan...
terjadilah pelarian
pelarian satu, dua dan tiga
dan pelarian seterusnya
terjadi tanpa henti
fauzirashid
23.4.86
16 November 2009
Bumi
kau pijak dan kau hentak
kau ludah dan kau berak
namun dia tetap memberi kau makan
padi dan ikan
fauzirashid
16.11.09
kau ludah dan kau berak
namun dia tetap memberi kau makan
padi dan ikan
fauzirashid
16.11.09
15 November 2009
Kau & Bumi
airlah yang mengalir
dari hulu ke hilir
menggarap pepasir
sementara kau...
menghembus lendir
pekung dan hanyir
bohong dan mungkir
fauzirashid
14.11.09
dari hulu ke hilir
menggarap pepasir
sementara kau...
menghembus lendir
pekung dan hanyir
bohong dan mungkir
fauzirashid
14.11.09
14 November 2009
Melani. Kiranya
kiranya
engkau sudi bersamaku
mendaki sebuah gunung
maka ketawakah engkau nantinya
menyaksikan alam sekeliling kita
sambil menudingkan tanganmu
ke sebuah kota kecil di tengah padang pasir
di sana
tentu sekali angin mengerbangkan rambutmu
sambil menyisir raut wajah ayu
menjadi bertambah manis
kucium keningmu dan mata
melani !
kiranya
engkau sudi bersamaku
menuruni sebuah gaung
maka akan menyesalkan engkau nantinya
menyaksikan kegelapan sekeliling kita
sambil menudingkan tanganmu
ke sebuah iba hati dan sesalan
lalu engkaupun pergi
di sana
tentu sekali aku terlaung-laung
meraba bayang-bayangku sendiri
memanggil namamu sepi
fauzirashid
(pengkalan baru. pantai remis)
(mengimbau kenangan lalu. Melani Meliana (Jakarta Barat)- kita hanya sempat mengutus warkah wangi namun hingga kini kau tak pernah kutemui)
18.6.82
engkau sudi bersamaku
mendaki sebuah gunung
maka ketawakah engkau nantinya
menyaksikan alam sekeliling kita
sambil menudingkan tanganmu
ke sebuah kota kecil di tengah padang pasir
di sana
tentu sekali angin mengerbangkan rambutmu
sambil menyisir raut wajah ayu
menjadi bertambah manis
kucium keningmu dan mata
melani !
kiranya
engkau sudi bersamaku
menuruni sebuah gaung
maka akan menyesalkan engkau nantinya
menyaksikan kegelapan sekeliling kita
sambil menudingkan tanganmu
ke sebuah iba hati dan sesalan
lalu engkaupun pergi
di sana
tentu sekali aku terlaung-laung
meraba bayang-bayangku sendiri
memanggil namamu sepi
fauzirashid
(pengkalan baru. pantai remis)
(mengimbau kenangan lalu. Melani Meliana (Jakarta Barat)- kita hanya sempat mengutus warkah wangi namun hingga kini kau tak pernah kutemui)
18.6.82
Aqa'idul Iman
tidak Dia berhajat sesuatu
- lalu melupakan sesuatu
Dia berhajat pada semua
dalam semua
fauzirashid
(duduk mendengar tazkirah di madrasah)
13.11.09
- lalu melupakan sesuatu
Dia berhajat pada semua
dalam semua
fauzirashid
(duduk mendengar tazkirah di madrasah)
13.11.09
Langgan:
Catatan (Atom)